Cari Tempat Kursus Bekam Bersertifikat? Ini Rekomendasinya!
Tempat Kursus Bekam Bersertifikat
Tempat Kursus Bekam Bersertifikat – Dari sekian banyaknya jenis pengobatan tradisional, bekam merupakan salah satu pengobatan yang cukup unik dan berbeda dari yang lainnya.
Hal tersebut dibuktikan dengan teknik pengobatan dan alat yang digunakan untuk melakukan bekam.
Bagi Anda yang penasaran bagaimana cara teknik melakukan bekam, bisa simak caranya berikut ini:
1. Melakukan Persiapan Sebelum Bekam
Pengobatan bekam tidak boleh dilakukan sembarangan karena bisa menyebabkan cedera yang fatal!
Maka dari itu, untuk antisipasi hal tersebut perlu melakukan persiapan sebelum bekam sehingga proses berlangsung lancar dan aman.
Adapun persiapan yang perlu dilakukqn yaitu:
-
Melakukan Konsultasi Bersama Tenaga Medis
Penting sekali melakukan pengecekan kesehatan dan berkonsultasi dengan tenaga medis agar mengetahui apakan kondisi Anda sehat untuk melakukan proses bekam atau tidak.
-
Menyiapkan Alat Bekam
Jika Anda dinyatakan bisa melakukan bekam, maka nantinya terapis bekam langsung menyiapkan dan melakukan steril alat bekam seperti cup khusus, jarum, sarung tangan, dan lainnya.
-
Membersihkan Area Tubuh
Semua peralatan sudah disiapkan dan disteril, maka tahap selanjutnya yaitu membersihkan area tubuh klien yang akan dibekam.
2. Melakukan Proses Bekam
Kalau semua persiapan telah dilakukan, maka tahapan selanjutnya yaitu langsung melakukan proses bekam!
Ada beberapa proses bekam yang harus dilakukan agar tidak salah tusuk jarum. Berikut ini beberapa tahapan dalam bekam:
-
Mencari & Menentukan Titik Bekam
Titik bekam dipilih berdasarkan keluhan pasien. Beberapa titik umum antara lain:
Sebelum menusuk jarum suntik ke tubuh klien, seoranh terapis bekam harus mencari tahu dan menentukan terlebih dahulu area titik bekamnya.
Biasanya terapis bekam akan memilih titiknya berdasarkan keluhan dari klien. Adapun beberapa titik yang sering dijadikan area bekam yaitu:
- Punggung bawah, biasanya untuk penyakit ginjal dan masalah reproduksi
- Pundak & punggung atas, mengatasi pegal, stress, dan lelah fisik
- Belakang kepala, mengobati sakit migrain dan hipertensi
-
Memasang Cup Pertama
Setelah dapat titik yang akan dijadikan area bekam, maka selanjutnya akan ada pemasangan cup pertama!
Nantinya cup tersebut diposisikan di atas titik bekam, lalu disedot dengan menggunakanpompa sampai kulit tubuh terangkat.
Lalu dibiarkan 3 – 5 menit saja, hal tersebut dilakulan untuk menarik darah ke bagian permukan kulit serta mempermudah darah kotor keluar.
-
Melepaskan Cup & Membuat Sayatan Kecil
Jika pemasangan cup pertama sudah selesai dan sudah ditunggu beberapa menit, maka bisa dilepas.
Selain pelepasan cup, biasanya terapis bekam akan membuat sayatan kecil sekitar 1-2 mm saja. Untuk melakukan sayatan ini perlu keahlian khusus!
Anda bisa belajar terapis bekam dengan mengikuti beberapa tempat kursus bekam Bersertifikat!
Balik lagi ke sayatannya tadi, alasan mengapa harus setipis mungkin saat menyayatnya yaitu agar tidak mengenai pembulu darah bagian dalam.
-
Memasang Cup Kedua
Jika sudah disayat kecil, terapis akan memasang kembali cupnya. Nantinya darah kotor akan keluar dari sayatan tersebut karena tersedot cupnya.
Biasanya proses ini membutuhkan waktu sekitar 5-10 menit atau sampai darahnya berhenti keluar.
-
Membersihkan & Menutup Luka Sayatan
Kalau semuanya telah selesai, maka tahapan selanjutnya yaitu cup tadi dilepas dan darah kotor yang tersedot dibersihkan menggunakan kapas steril.
Untuk luka bekamnya bisa ditutup dengan menggumakam kasa steril yang bisa mempercepat proses penyembuhan.
Nah itulah tadi beberapa teknis bekam yang mana tentunya berbeda dengan teknis pengobatan tradisional lainnya!
Untuk soal alat bekamnya juga unik, Anda bisa cek beberapa alatnya di artikel website ini yang berjudul “Rekomendasi Pelatihan Bekam Terbaik dan Terpercaya”.
Melihat teknik yang cukup rumit tentunya mengharuskan orang – orang yang ingin menjadi terapis bekam harus ikut kursus agar ilmu dan praktiknya terasah.
Sekarang ini sudah banyak tempat kursus bekam bersertifikat yang bisa diikuti!
Bagi Anda yang ingin menjadi terapis bekam namun bingung di mana mencari tempat kursus belajarnya, simak rekomendasinya di pembahasan selanjutnya.
Rekomendasi Tempat Kursus Bekam Bersertifikat
Menjadi seorang terapis bekam bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, terlebih lagi pengobatan tradisional ini membutuhkan ketelitian dan keahlian untuk menggunakan berbagai alat bekam.
Untuk ahli dalam bidang bekam, seorang terapis perlu mengikuti kursus bekam! Di pelatihan tersebut nantinya akan diajarkan berbagai pengetahuan mengenai bekam.
Mulai dari teknik bekam, cara mendiagnosa penyakit klien, sampai cara menggunakan alat bekam.
Bagi Anda yang ingin menjadi terapis bekam bisa ikuti tempat kursus berkam bersertifikat yang satu ini!
Tempat tersebut yaitu Sahabat Sehat Indonesia.
Dibimbing langsung oleh instruktur berpengalaman di bidang bekam, jadi Anda tidak perlu takut salah dan dijamin bisa langsung jadi ahli terapis bekam!
Pelajarannya juga tidak hanya sekeda teori saja namun ada pelajaran praktiknya, jadi saat Anda melayani klien tidak bingung lagi.
Selain menyediakan kursus bekam, Sahabat Sehat Indonesia juga menyediakan berbagai kursus lainnya seperti:
- Sport Message
- Mother & Baby Message
- Thai Message
- Baliness Message
- Akupunktur
Dan masih banyak lagi kursus pelatihan yang dibuka oleh Sahabat Sehat Indonesia.
Tidak perlu takut ikut kursusnya karena Sahabat Sehat Indonesia telah resmi dan sudah banyak meluluskan peserta kursus yang berkompeten.
Sebenarnya tidak hanya mendapatkan ilmu saja belajar terapis di Sahabat Sehat Indonesia, namun juga akan mendapatkan sebuah sertifikat jika telah selesai mengikuti kursusnya!
Menguntungkan sekali kan kursus bekam di Sahabat Sehat Indonesia? Kalau Anda tertarik bisa langsung daftar melalui websitenya.
Frekuensi Bekam yang Disarankan
Balik lagi membahas mengenai bekam, kalau di pembahasan sebelumnya membahas teknik bekam, maka kali ini akan membahas frekuensi bekam yang dianjurkan.
Jadi frekuensi bekam sebenarnya ada 3 jenis berdasarkan kondisi kliennya.
Kalau klien tersebut dalam kondisi sehat maka dianjurkan untuk melakukan bekam sebulan sekali untuk mendetoks serta menjaga kesehatan tubuh.
Sedangkan kondisi klien tersebut sedang tidak enak badan atau sakit seperti hipertensi, migrain, kolesterol, dan lainnya.
Maka disarankan untuk melakulan bekam 1 atau 2 minggu sekali. Sebenarnya balik lagi tergantung kondisi kliennya, apakah sakit parah atau tidak.
Frekuensi terakhir yaitu berdasarkan penanggalan dalam kalender Islam!
Rasulullah selalu melakukan bekam di tanggal – tanggal tertentu sebelum bulan Hijriah. Biasanya di tanggal 17, 19, dan 21.
Perlu diingat juga kalau melakukan bekam bisa mengurangi gejala penyakit lainnya, serta mempercepat proses penyembuhan.
Cari Tempat Kursus Bekam Bersertifikat? Di Sahabat Sehat Indonesia Aja!
Kesimpulan dari pembahasan sebelumnya yaitu kalau Anda ingin menjadi seorang terapis bekam, yang bisa menguasai berbagai teknik serta alat bekam maka Anda bisa ikut kursus dari Sahabat Sehat Indonesia!
Selain dapat ilmu mengenai bekam juga bakalan dapetin sertifikat keahlian bekam yang bisa digunakan dan dilampirkan saat melamar sebagai terapis bekam.
Tenang saja, sertifikatnya resmi dan sudah terdaftar jadi Anda tidak perlu ragu.
Tertarik untuk ikut kursus bekam di Sahabat Sehat Indonesia? Daftar sekarang juga sebelum kehabisan kuota kursusnya!